Oktober 26, 2026
FB_IMG_1793001493934
MAJALENGKA – Nasib nahas menimpa seorang lansia bernama Kakek Sukari (78), warga Blok Kliwon, Desa Panjalin Lor, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka. Rumah bambu yang menjadi tempat berteduhnya ludes dilalap si jago merah pada Senin pagi (26/10/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.
Peristiwa kebakaran di Sumberjaya Majalengka ini pertama kali disadari oleh warga sekitar yang dikejutkan oleh kepulan asap hitam pekat serta kobaran api yang membubung tinggi dari kediaman korban.
Melihat situasi yang darurat, saksi mata langsung bergegas melaporkan kejadian tersebut kepada Babinsa Desa Panjalin Lor Koramil 1711/Sumberjaya serta pihak Satpol PP Kecamatan Sumberjaya untuk meminta pertolongan medis dan evakuasi.
Aksi Heroik Babinsa Kodim 0617 dan Warga Jinakkan Kobaran Api
Pasca-menerima laporan, aksi gotong royong yang heroik langsung tersaji di lokasi kejadian. Babinsa Koramil 1711/Sumberjaya Jajaran Kodim 0617/Majalengka, Serda Dadan Prasetia, bersama Bhabinkamtibmas, Satpol PP, dan warga setempat langsung berjibaku memadamkan titik api.
Di tengah keterbatasan alat, petugas dan masyarakat bahu-membahu melokalisir api yang mulai merembet ke area semak-semak kering. Mereka memanfaatkan alat seadanya—mulai dari ranting pohon basah hingga menyiramkan air dari sumur pantek sawah terdekat.
Berkat kesigapan dan kerja keras bersama, amukan si jago merah akhirnya berhasil dijinakkan satu jam kemudian, tepatnya pada pukul 10.30 WIB sebelum menjangkau pemukiman warga lainnya. Berdasarkan hasil investigasi awal di lapangan, kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik.
Kerugian Material dan Hangusnya Hewan Ternak
Amukan api meninggalkan duka mendalam bagi Kakek Sukari. Bangunan rumah bambu beserta kandang kambing seluas kurang lebih 112 meter persegi kini telah rata dengan tanah.
Tak hanya kehilangan tempat tinggal, korban juga harus menelan pil pahit lantaran uang tunai tabungannya sebesar Rp2.500.000 serta seekor anak kambing miliknya ikut hangus terbakar di dalam rumah.
Total kerugian material akibat musibah ini diperkirakan mencapai Rp20 juta rupiah. Saat ini, aparat desa bersama perwakilan TNI-Polri setempat tengah berkoordinasi untuk memberikan bantuan darurat guna meringankan beban hidup sang kakek di masa pemulihan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *