Oktober 27, 2026
Screenshot_20261026_105027_Dola

DENPASAR, 26 OKTOBER 2026 – Komitmen tinggi ditunjukkan oleh jajaran Polda Bali dalam mengawal jalannya agenda internasional 51st ASCOPE Council Meeting 2026. Melalui operasi khusus dengan sandi Operasi Gapura Agung VI-2026, kepolisian memperketat seluruh lini perbatasan masuk menuju lokasi acara, Senin (26/10/2026).

 

Langkah sterilisasi berlapis ini menyasar pintu gerbang utama Bali Beach Convention Center (BBCC), Sanur, Denpasar, yang menjadi saksi bisu berkumpulnya para petinggi perusahaan minyak dan gas se-Asia Tenggara.

 

Di bawah komando Iptu I Gede Sudarsana, S.H., selaku Perwira Pengendali (Padal) II Secdoor, tim Subsatgas Pam Secdoor dari Satgas Pamgiat disiagakan penuh untuk mengawasi mobilitas orang maupun logistik di area luar ring satu.

 

Deteksi Dini Barang Berbahaya di Gerbang Utama

 

Setiap delegasi mancanegara, panitia lokal, hingga tamu undangan wajib melewati proses pemeriksaan fisik dan barang bawaan secara komprehensif sebelum beraktivitas di dalam gedung konferensi.

 

Guna mempercepat proses pemeriksaan tanpa mengurangi tingkat kewaspadaan, Polda Bali menerjunkan perangkat keamanan modern. Petugas memaksimalkan fungsi mesin pemindai X-Ray Secdoor guna memantau isi tas pembawa acara, didampingi penggunaan metal detector genggam untuk mendeteksi potensi senjata tajam maupun material berbahaya lainnya.

 

Jaminan Keamanan Standar Internasional dari Polri

 

Menanggapi ketatnya prosedur di pintu masuk, AKBP Tri Joko Widiyanto, A.MD., S.H., M.A.P., selaku Padal Ring I Operasi Gapura Agung VI menjelaskan bahwa ketegasan di lapangan merupakan wujud nyata penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengamanan kepala negara dan delegasi asing.

 

“Personel Pam Secdoor melaksanakan pengecekan pada insert kegiatan dengan menggunakan alat X-Ray Secdoor dan metal detector pada pintu masuk BBCC. Hal ini untuk memastikan tidak ada barang berbahaya, senjata tajam, maupun benda mencurigakan yang masuk ke lokasi,” tegas Kabag Binops Ditpamopvit Polda Bali tersebut.

 

Berkat kesiapan sistem pengamanan ini, atmosfer di sekitar kawasan wisata Sanur dan area konvensi BBCC dilaporkan tetap berjalan aman, tertib, dan kondusif. Penjagaan terintegrasi ini dipastikan akan terus berlangsung konstan hingga seluruh rangkaian sidang delegasi migas ASEAN tersebut rampung sepenuhnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *