Oktober 28, 2026
Screenshot_20261027_111258_Dola
DENPASAR – Personel Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Bali yang terlibat dalam Operasi Patuh Agung 2026 tidak hanya fokus pada fungsi internal. Pada Selasa (27/10/2026), mereka turun langsung ke jalan raya untuk melakukan pengawasan sekaligus memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat di kawasan Jalan Gatot Subroto, Denpasar.
Kegiatan strategis ini dirancang untuk memastikan kehadiran serta kesiapan personel kepolisian dalam mengatur lalu lintas di berbagai persimpangan jalan utama. Melalui pengawasan intensif ini, Polda Bali berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik guna mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).
Pendekatan Humanis untuk Pengendara di Denpasar
Selain menjalankan fungsi pengawasan internal, personel Itwasda Polda Bali secara aktif berinteraksi dengan para pengguna jalan. Mereka memberikan teguran simpatik serta imbauan kepada pengendara yang kedapatan belum mematuhi aturan keselamatan, seperti:
  • Tidak menggunakan helm berstandar SNI.
  • Membawa penumpang melebihi kapasitas kendaraan (berboncengan lebih dari satu orang).
Melalui pendekatan yang humanis dan persuasif, petugas mengajak masyarakat untuk memahami bahwa tertib berlalu lintas bukan sekadar kewajiban formal untuk menghindari sanksi hukum. Lebih dari itu, disiplin di jalan raya merupakan wujud nyata kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Langkah Preventif Menekan Angka Kecelakaan di Bali
Edukasi langsung di lapangan ini diharapkan mampu mendongkrak kesadaran kolektif masyarakat mengenai pentingnya etika berkendara. Langkah preventif ini dinilai krusial untuk menekan angka pelanggaran, mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas, serta meminimalisir risiko fatalitas korban di jalan raya wilayah Bali.
Melalui momentum Operasi Patuh Agung 2026, Polda Bali terus konsisten membangun budaya tertib berlalu lintas. Strategi yang kedepankan memadukan aspek pengawasan melekat, pelayanan prima, dan edukasi yang berorientasi penuh pada keselamatan publik.
Dengan sinergi yang kuat antara polisi dan masyarakat, target untuk mewujudkan sistem lalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan di Pulau Dewata dapat tercapai secara optimal.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *